Sabtu, 05 Oktober 2013
On 16.27 by Unknown No comments
ROLE PLAY ARDS
Kelompok IV
Pemeran :
1.
Deva
sebagai Dokter
2.
Frendy
sebagai Pasien
3.
Risky
sebagai Apoteker
4.
Cisarita
sebagai Keluarga Pasien
5.
Aan
sebagai Perawat 1
6.
Dresti
sebagai perawat II
7.
Ikhwan
sebagai Resepsionis
Persiapan alat:
1.
Tabung O2
2.
Stetoskop
3.
Senter
4.
Lidi woten
5.
Air hangat
6.
Handscun
7.
Gel
8.
Kapas atau kasa
9.
Plester
10.
Gunting plester
11.
Kom
12. Obat-obatan : kortikosteroid,bronkodilator,metal
predmisolon 30 mg/kgBB
Di klinik “Keluarga Sehat” terdapat
2 orang perawat ,1 orang dokter,1 orang
resepsionis dan 1 orang apoteker. Pada hari selasa tanggal 29 september 2013
ada pasien bernama saudara frendy yang mengaku sesak nafas dan batuk
kering,ssaudara frendy datangke klinik dengan salah satu keluarganya
Ny..Cisarita berikut kronologi kejadiannya ;
Frendy :(datang
dengan dibopoh oleh ny.cisarita)
Resepsionis : ada yang bisa saya bantu?
Cisarita : ini mas suami saya dari
tadi malam sesak nafas sama batuk-batuk.
Resepsionis :
iya ibu silahkan daftar dulu disini dan ambil nomor urut antrian
Cisarita : (mengisi formulir yang disodorkan
oleh resepsionis)
Resepsionis :
mempersilahkan pasien frendy untuk di periksa di dalam ruangan
Frendy&Cisarita :(duduk
di kursi )
Aan :selamat
pagi ibu,saya Aan dengan ibu dan bapak siapa ini?
Cisarita :cisarita
dan frendy
Aan :
ada keluhan apa ya bu?
Cisarita : begini sus,suami saya
dari tadi malam sesak nafas dan batuk-batuk dan dia tidak bisa tidur sejak tadi
malam,kira-kira kenapa ya sus?
Aan :oh begitu,langsung
saja diperiksa ya bu suaminya..silahkan pak(mempersilahkan saudara frendy untuk
berbaring di bed rest)
Frendy : (berbaring di bed
rest)
Aan : (melakukan
interview pada keluarga pasien,khususnya ny cisarita)
Dresti :langsung memasang
masker O2 dan melakukan TTV pada sdr.frendy
Setelah di lakukan TTV dan interview
.Hasil telah diketahui,perawat II langsung menghubungi dokter deva di
ruangannya sementara .
Dresti :dokter,ini ada pasien
baru dengan keluhan sesak nafas dan batuk kering juga sulit tidur krn hal
tsb,badan lemah kesadaran meurun .ini TTV nya dok
Dokter :selamat pagi pak,apa
benar keluhan bapak selama 1 hari belakangan mengalami sesak nafas dan
batuk-batuk serta demam?
Frendy :(suara lirih,sesak
nafas)iya benar dok
Dokter :saya periksa bapak
sebentar…,begini bapak,bapak harus dirawat untuk pemeriksaan dan pengobatan
lebih lanjut oleh spesialis penyakit dalam..nanti saya akan berikan resep
obatnya
Kemudian setelah pemeriksaan
tersebut dokter deva menyampaikan kepada ny.Cisarita perihal penyakit yang
diderita oleh bapak Frendy.
Dokter :begini bu,jadi suami
anda ini mengalami ARDS atau paru-paru bapak frendy ini terjadi kebocoran pada
dinding pembuluh darah di paru, dan alveoli terisi oleh cairan yang melebihi
kondisi normal, sehingga menghalangi pertukaran udara, khususnya oksigen, dari
alveoli ke pembuluh darah kapiler dan sebaliknya. Akibatnya berbagai
organ tubuh akan mengalami kekurangan oksigen, yang pada akhirnya akan
menyebabkan kegagalan pada fungsi organ tersebut.
Cisarita :lalu saya harus bagaimana
dok?
Dokter :saya sarankan suami ibu
menjalani rawat inap di dokter spesialis untuk sementara nanti saya akan
berikan resepnya…ini resepnya bu..
Cisarita :kalau begitu terimakasih
dok,(berjalan keluar kearah apotek)
Risky :ada yang bisa di
bantu bu?
Cisarita :ini mbak mau nebus
resep(menyerahkan resep)
Risky ;(menyerahkan obat)
On 16.26 by Unknown No comments
ROLE PLAY ARDS
Kelompok IV
Pemeran :
1.
Deva
sebagai Dokter
2.
Frendy
sebagai Pasien
3.
Risky
sebagai Apoteker
4.
Cisarita
sebagai Keluarga Pasien
5.
Aan
sebagai Perawat 1
6.
Dresti
sebagai perawat II
7.
Ikhwan
sebagai Resepsionis
Persiapan alat:
1.
Tabung O2
2.
Stetoskop
3.
Senter
4.
Lidi woten
5.
Air hangat
6.
Handscun
7.
Gel
8.
Kapas atau kasa
9.
Plester
10.
Gunting plester
11.
Kom
12. Obat-obatan : kortikosteroid,bronkodilator,metal
predmisolon 30 mg/kgBB
Di klinik “Keluarga Sehat” terdapat
2 orang perawat ,1 orang dokter,1 orang
resepsionis dan 1 orang apoteker. Pada hari selasa tanggal 29 september 2013
ada pasien bernama saudara frendy yang mengaku sesak nafas dan batuk
kering,ssaudara frendy datangke klinik dengan salah satu keluarganya
Ny..Cisarita berikut kronologi kejadiannya ;
Frendy :(datang
dengan dibopoh oleh ny.cisarita)
Resepsionis : ada yang bisa saya bantu?
Cisarita : ini mas suami saya dari
tadi malam sesak nafas sama batuk-batuk.
Resepsionis :
iya ibu silahkan daftar dulu disini dan ambil nomor urut antrian
Cisarita : (mengisi formulir yang disodorkan
oleh resepsionis)
Resepsionis :
mempersilahkan pasien frendy untuk di periksa di dalam ruangan
Frendy&Cisarita :(duduk
di kursi )
Aan :selamat
pagi ibu,saya Aan dengan ibu dan bapak siapa ini?
Cisarita :cisarita
dan frendy
Aan :
ada keluhan apa ya bu?
Cisarita : begini sus,suami saya
dari tadi malam sesak nafas dan batuk-batuk dan dia tidak bisa tidur sejak tadi
malam,kira-kira kenapa ya sus?
Aan :oh begitu,langsung
saja diperiksa ya bu suaminya..silahkan pak(mempersilahkan saudara frendy untuk
berbaring di bed rest)
Frendy : (berbaring di bed
rest)
Aan : (melakukan
interview pada keluarga pasien,khususnya ny cisarita)
Dresti :langsung memasang
masker O2 dan melakukan TTV pada sdr.frendy
Setelah di lakukan TTV dan interview
.Hasil telah diketahui,perawat II langsung menghubungi dokter deva di
ruangannya sementara .
Dresti :dokter,ini ada pasien
baru dengan keluhan sesak nafas dan batuk kering juga sulit tidur krn hal
tsb,badan lemah kesadaran meurun .ini TTV nya dok
Dokter :selamat pagi pak,apa
benar keluhan bapak selama 1 hari belakangan mengalami sesak nafas dan
batuk-batuk serta demam?
Frendy :(suara lirih,sesak
nafas)iya benar dok
Dokter :saya periksa bapak
sebentar…,begini bapak,bapak harus dirawat untuk pemeriksaan dan pengobatan
lebih lanjut oleh spesialis penyakit dalam..nanti saya akan berikan resep
obatnya
Kemudian setelah pemeriksaan
tersebut dokter deva menyampaikan kepada ny.Cisarita perihal penyakit yang
diderita oleh bapak Frendy.
Dokter :begini bu,jadi suami
anda ini mengalami ARDS atau paru-paru bapak frendy ini terjadi kebocoran pada
dinding pembuluh darah di paru, dan alveoli terisi oleh cairan yang melebihi
kondisi normal, sehingga menghalangi pertukaran udara, khususnya oksigen, dari
alveoli ke pembuluh darah kapiler dan sebaliknya. Akibatnya berbagai
organ tubuh akan mengalami kekurangan oksigen, yang pada akhirnya akan
menyebabkan kegagalan pada fungsi organ tersebut.
Cisarita :lalu saya harus bagaimana
dok?
Dokter :saya sarankan suami ibu
menjalani rawat inap di dokter spesialis untuk sementara nanti saya akan
berikan resepnya…ini resepnya bu..
Cisarita :kalau begitu terimakasih
dok,(berjalan keluar kearah apotek)
Risky :ada yang bisa di
bantu bu?
Cisarita :ini mbak mau nebus
resep(menyerahkan resep)
Risky ;(menyerahkan obat)
Selasa, 07 Mei 2013
On 23.32 by Unknown No comments
Penyakit jantung banyak sekali macamnya. Para penderitanya juga seringkali terkena lebih dari satu gangguan (komplikasi). Berikut adalah beberapa jenis penyakit jantung yang perlu Anda diketahui. Daftar ini hanyalah sebagian dari belasan jenis gangguan jantung lain yang dapat mengancam kita.
1. Aterosklerosis.
Aterosklerosis adalah penebalan dinding arteri sebelah dalam karena endapan plak (lemak, kolesterol dan buangan sel lainnya) sehingga menghambat dan menyumbat pasokan darah ke sel-sel otot. Aterosklerosis dapat terjadi di seluruh bagian tubuh. Bila terjadi pada dinding arteri jantung, maka disebut penyakit jantung koroner (coronary artery disease) atau penyakit jantung iskemik.
Aterosklerosis berlangsung menahun dan menimbulkan banyak gangguan penyakit. Aterosklerosis dimulai dari adanya lesi dan retakan pada dinding pembuluh darah, terutama karena adanya tekanan kuat pada pembuluh jantung. Pada tahap berikutnya, tubuh berusaha memulihkan diri dengan menempatkan zat-zat lemak ke dalam pembuluh darah untuk menutup keretakan. Lambat laun, karena proses peretakan dan penutupan yang berulang, zat-zat lemak itu bisa menutup pembuluh jantung.
Salah satu gejala aterosklerosis jantung adalah Angina pektoris, yaitu rasa nyeri/tidak enak di daerah jantung dan dada karena berkurangnya pasokan darah ke otot jantung. Angina bisa terjadi baik saat beraktivitas fisik maupun beristirahat. Bila berlanjut, angina bisa berkembang menjadi infark miokard akutyang berbahaya.
2. Infark Miokard Akut
Infark miokard adalah kematian otot jantung karena penyumbatan pada arteri koroner. Otot-otot jantung yang tidak tersuplai darah akan mengalami kerusakan atau kematian mendadak.
3. Kardiomiopati
Kardiomiopati adalah kerusakan/gangguan otot jantung sehingga menyebabkan dinding-dinding jantung tidak bergerak sempurna dalam menyedot dan memompa darah. Penderita kardiomiopati seringkali berisiko terkena arritmia dan gagal jantung mendadak. Kardiomiopati masih dibagi lagi jenisnya menjadikardiomipati kongestif, hipertrofik, restriktif dan peripartum.
4. Arritmia
Arritmia berarti irama jantung tidak normal, yang bisa disebabkan oleh gangguan rangsang dan penghantaran rangsang jantung ringan maupun berat.
5. Gagal Jantung Kongestif.
Gagal jantung adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah secara efektif ke seluruh tubuh. Jantung dikatakan gagal bukan karena berhenti bekerja, namun karena tidak memompa sekuat yang seharusnya. Sebagai dampaknya, darah bisa berbalik ke paru-paru dan bagian tubuh lainnya.
6. Fibrilasi Atrial
Fibrilasi atrial adalah gangguan ritme listik jantung yang mengganggu atrial. Gangguan impuls listrik ini menyebabkan kontraksi otot jantung tidak beraturan dan memompa darah secara tidak efisien. Akibatnya, atrium jantung tidak sepenuhnya mengosongkan darah menuju ke serambi (ventrikel). Fibrilasi atrial biasanya terkait dengan banyak gangguan jantung lainnya, termasuk kardiomiopati, koroner, hipertropi ventrikel, dll. Hipertiroid dan keracunan alkohol juga bisa menyebabkan fibrilasi atrial.
7. Inflamasi Jantung
Inflamasi jantung dapat terjadi pada dinding jantung (miokarditis), selaput yang menyelimuti jantung (perikarditis), atau bagian dalam (endokarditis). Inflamasi jantung dapat disebabkan oleh racun maupun infeksi.
8. Penyakit Jantung Rematik
Penyakit jantung rematik adalah kerusakan pada katup jantung karena demam rematik, yang disebabkan oleh bakteri streptokokus.
9. Kelainan Katup Jantung
Katup jantung berfungsi mengendalikan arah aliran darah dalam jantung. Kelainan katup jantung yang dapat mengganggu aliran tersebut, antara lain karena pengecilan (stenosis), kebocoran (regurgiasi), atau tidak menutup sempurna (prolapsis). Kelainan katup dapat terjadi sebagai bawaan lahir maupun karena infeksi dan efek samping pengobatan.
Minggu, 28 April 2013
On 05.00 by Unknown No comments
senin 28 april 2013
Finalis Film Pendek Dokumenter – 1
Finalis Film Pendek Dokumenter – 2
Finalis Film Pendek Animasi
International Shorts: Rome Independent Film Festival (RIFF) on Tour [Studio 1, Epicentrum XXI]
Focus On: BW Purbanegara
Finalis Film Pendek Fiksi Naratif – 1
Finalis Film Pendek Dokumenter – 2
Finalis Film Pendek Animasi
International Shorts: Rome Independent Film Festival (RIFF) on Tour [Studio 1, Epicentrum XXI]
Focus On: BW Purbanegara
Finalis Film Pendek Fiksi Naratif – 1
Finalis Film Pendek Animasi
Altitude Alto (Aditya Prasbaswara)
Film ini bercerita tentang Alto, seorang anak kecil yang ingin menjadi pilot seperti ayahnya, tapi gak suka sayur. Ibunya tak kurang akal, membujuk Alto menggunakan imajinasinya dengan menjadikan sayur sebagai pesawat, dan Alto menjadi pilot yg menghancurkan pesawat2 sayuran itu. Sayur2an itu pun habis licin tandas.
Binekon: Kelapa (Oktodia Mardoko dan Haryadhi)
Film ini bercerita tentang 5 makhluk lucu yg mewakili 5 pulau di Indonesia. Sumi (pempek palembang Sumatra, lembut dan senang berbagi), Kale (tameng perang khas Kalimantan, berani namun ceroboh), Sula (monyet langka jenis tarsius asal Sulawesi, polos dan sangat lincah), Papu (patung etnik Papua, aktif dan selalu ingin tahu), Jabo (blangkon surjan lurik Jawa, walau kikuk namun bijak). Mereka ber-5 menemukan buah kelapa. Ngakak2 deh liat usaha mereka utk membuka kelapa itu. Bagus kok moral ceritanya 
Hebring dan Bagol 2 (Dennis Adishwara)
Sepanjang film isinya adalah usaha Hebring utk menyelamatkan 3 butir baksonya dari serangan Bagol. Kocak deh, si Hebring dodol pisan 
Keripik Sukun Mbok Darmi (Heri Kurniawan)
Suatu sore di Stasiun Sukabrantah, Mbok Darmi ketinggalan kereta karena berhenti utk membeli sekantong keripik sukun. Sembari menunggu kereta berikutnya, Mbok Darmi membaca koran dan tersentak saat melihat headline tentang kejadian2 mengerikan akhir2 ini yg menimpa wanita2 cantik. Gw ngakak abisssssssssss.. Mbok Darmi keren!!! Masi berasa cantik hahahahaha.. Terkejut Mbok Darmi melihat sebelahnya sudah duduk lelaki besar menyeramkan. Apa yg terjadi selanjutnya? Wakakakakak rebutan keripik sukun!!! Nyari dih di youtube, kocak banget!!!
Matahari (Yusuf Radjamuda)
Mengisahkan petani jagung yg sebal sama matahari yg teriknya bikin pusing. Tp begitu matahari gak muncul, panik lah dia, gimana nasib jagung2nya?? Betapa bersyukurnya ia saat matahari muncul kembali. Kini ia tak pusing lg dengan sinar terik matahari, sudah bs bergaya pake sunglasses skr 
Moriendo (Andrey Pratama)
Moriendo bercerita tentang seorang wanita yg depresi dan ingin mati saja. Pertemuannya dengan kakek tua pencabut nyawa, menelurkan perjanjian utk meminta dicabut nyawanya. Apa daya, dinanti tak kunjung tiba. Keren banget nih animasinya. Top deh.
Pilem Pertamaku (Anton Wiyono)
Film ini bercerita tentang pengalaman seorang anak berusia 5 tahun yang pertama kali diajak menonton film ke bioskop oleh org tuanya. Ada 3 tipe film: film perang, film horror, film anak2 3D. Sang anak diajak masuk ke film perang. Kasian, ia sungguh ketakutan. Saat diantar ke toilet, ayahnya terburu2 balik lagi krn ditelepon ibunya. Sang anak pun ditinggal. Sambil melewati poster film anak2 yg 3D, ia begitu terpana ingin menonton. Keinginannya diungkapan kepada 2 sejoli yg menyapa dirinya. Asyik sudah ia nonton film anak2 pake kacamata 3D hahahaha
Sang Suporter (Wiryadi Dharmawan)
Seorang supporter bola mendapatkan hadiah tiket nonton final piala dunia di Balland. Tapi ada aja yg menghalanginya. Gw kurang suka sih, krn ceritanya aneh banget. Bisa ada karakter2 game lah, jadi tengkorak lah, gak jelas. Banyak kekerasan juga. Buat org gede mgkn lucu, belakang gw sih nontonnya ngakak mulu sambil nendang2in bangku gw *pengen gw pitessssssss* tp kalo buat anak kecil, gak gitu bagus sih, IMHO ya
Tp pembuatan animasinya oke lah, cuma ceritanya yg gw kurang suka 
Timun Mas (Gangsar Waskito)
Seorang nenek yg tinggal sendiri berdoa meminta anak utk menemaninya. Permohonannya dikabulkan seorang raksasa yg memberikan biji timun utk ditanam, nanti akan menghasilkan seorang anak. Perjanjiannya, jika sudah dewasa, harus diserahkan kepada sang raksasa. Keinginan yg kuat, membuat sang nenek mengiyakannya. Biji timun ditanam, menghasilkan buah timun berwarna emas. Saat dibelas, ada bayi di dalamnya, lahirlah Timun Mas. Menginjak dewasa, nenek itu sangat mencintai Timun Mas. Tak rela memberikan kepada raksasa, nenek pun mencari orang pintar, yg memberikannya 4 bungkusan, “Hanya dibuang jika sudah terdesak.” Nenek pun menyuruh Timun Mas berlari. Gimana endingnya? 4 bungkusan semua dibuang, raksasa pun mati. Timun Mas hidup bahagia bersama si nenek 
On 04.43 by Unknown No comments
Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) adalah perhimpunan seluruh perawatindonesia, didirikan pada Tanggal 17 Maret 1974. Kebulatan tekad spirit yang sama dicetuskan oleh perintis perawat bahwa tenaga keperawatan harus berada pada wadah/organisasi nasional (fusi dan federasi).
Sebagai fusi dari beberapa organisasi yang ada sebelumnya, PPNI mengalami beberapa kali perubahan baik dalam bentuknya maupun namanya. Embrio PPNI adalah Perkumpulan Kaum Velpleger Boemibatera (PKVB) yang didirikan pada tahun 1921. Pada saat itu profesiperawat sangat dihormati oleh masyarakat berkenaan dengan tugas mulia yang dilaksanakan dalam merawat orang sakit. Lahirnya Sumpah Pemuda tahun 1928 mendorong perubahan nama PKVB menjadi Perkumpulan Kaum Velpleger Indonesia (PKVI). Pergantian kata Boemibatera menjadi Indonesia pada PKVI bertahan hingga tahun 1942.
Pada masa penjajahan Jepang perkembangan keperawatan di Indonesia mengalami kemunduran dan merupakan zaman kegelapan bagi bagi keperawatan Indonesia. Pelayanan keperawatan dikerjakan oleh orang yang tidak memahami ilmu keperawatan, demikian pula organisasi profesi tidak jelas keberadaannya.
Bersama dengan Proklamasi 17 Agusutus 1945, tumbuh Organisasi Profesi Keperawatan. Setidaknya ada tiga organisasi profesi antara tahun 1945 – 1954 yaitu:
1. Persatuan Djuru Kesehatan Indonesia (PDKI)
2. Persatuan Djuru Rawat Islam (PENJURAIS)
3. Serikat Buruh Kesehatan (SBK)
Pada tahun 1951 terjadi pembaharuan organisasi profesi keperawatan yaitu terjadi fusi organisasi profesi yang ada menjadi Persatuan Djuru Kesehatan Indonesia (PDKI). Sebagai upaya konsolidasi organisasi profesi tanpa mengikutsertakan Serikat BuruhKesehatan (SBK) karena terlibat dengan pemberontakan Partai Komunis Indonesia (PKI).
Dalam kurun waktu 1951 – 1958 diadakan Kongres di Bandung dengan mengubah nama PDKI menjadi Persatuan Pegawai Dalam Kesehatan Indonesia (PPDKI) dengan keanggotaan bukan dari perawat saja. Demikian pula pada tahun 1959 – 1974, terjadi pengelompokan organisasi keperawatan kecuali Serikat Buruh Kesehatan (SBK) bergabung menjadi satu organisasi Profesi tingkat Nasional dengan nama Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI). Nama inilah yang resmi dipakai sebagai nama Organisasi Profesi Keperawatan di Indonesia hingga saat ini.
Sejak tahun 1974 sampai sekarang, PPNI terus menguatkan langkahnya untuk menjadi organisasi profesi yang kuat dan mampu mengayomi bagi setiap anggotanya. PPNI telah menaungi perawat Indonesia di 33 Provinsi termasuk institusi pendidikan tinggi keperawatan dan merepresentasikan lebih dari 500.000 perawat di Indonesia.
Banyak langkah dan perjuangan yang telah dilakukan oleh PPNI untuk menjadikan perawat Indonesia sebagai perawat yang professional dan diakui bukan hanya di Indonesia sendiri, tetapi juga di dunia internasional.
Adapaun visi dan misi Persatuan Perawat Nasional Indonesia adalah sebagai berikut:
Visi:
Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) sebagai wadah nasional yang memiliki suara komunitas keperawatan dan peduli terhadap pemberian pelayanan/asuhan keperawatan yang bermutu bagi kepentingan masyarakat.
Misi:
1. Menguatkan manajemen kepemimpinan PPNI untuk mencapai organisasi yang berwibawa jejaring yang kuat di tingkat kepengurusan Pusat, Provinsi, Kabupaten/Kota, dan Komisariat.
2. Mendukung perawat Indonesia untuk melakukan praktik keperawatan yang aman, kompeten dan profesional bagi masyarakat Indonesia3.
3. Menjadi pintu gerbang standar keperawatan regional dan internasional.
Susunan Pengurus Pusat PPNI pada periode 2010 – 2015 terdiri dari:
Ketua Umum: Dewi Irawaty, MA, PhD.
Ketua I: Dra. Junaiti Sahar, PhD
Ketua II: Rita Sekarsari, SKp, MHSM.
Ketua Umum: Dewi Irawaty, MA, PhD.
Ketua I: Dra. Junaiti Sahar, PhD
Ketua II: Rita Sekarsari, SKp, MHSM.
Sekretaris Jenderal: Harif Fadhillah, SKp., SH.
Sekretaris I: Yeni Rustina, PhD.
Sekretaris II: Yupi Supartini, SKp., MSc.
Bendahara Umum: Netty Sofyan, SKM, M.Kes.
Bendahara I: Ruti Nubi, SKM
Bendahara II: Rasmanawati, SKp., MM
Sekretaris I: Yeni Rustina, PhD.
Sekretaris II: Yupi Supartini, SKp., MSc.
Bendahara Umum: Netty Sofyan, SKM, M.Kes.
Bendahara I: Ruti Nubi, SKM
Bendahara II: Rasmanawati, SKp., MM
Departemen Organisasi
Ketua: Wawan Arif Sawana, SKp.
Anggota: Sunardi, MKep., Sp.KMB., Bambang Tutuko, SKp., SH.
Ketua: Wawan Arif Sawana, SKp.
Anggota: Sunardi, MKep., Sp.KMB., Bambang Tutuko, SKp., SH.
Departemen Hukmas & Pemberdayaan Politik
Ketua: Amelia K, SKp., MN.
Anggota: Ahmad Neru, MKep. Sp.Kom., Armen Patria, SKp. MKes.
Ketua: Amelia K, SKp., MN.
Anggota: Ahmad Neru, MKep. Sp.Kom., Armen Patria, SKp. MKes.
Departemen Pengembangan Kerjasama Dalam Negeri & Luar Negeri
Ketua: Masfuri, SKp. MN.
Anggota: Meidiana Dwidiyanti, SKM. MSc., Ns. Apri Sunadi, SKep.
Ketua: Masfuri, SKp. MN.
Anggota: Meidiana Dwidiyanti, SKM. MSc., Ns. Apri Sunadi, SKep.
Departemen Pelayanan
Ketua: Ns. Riyanto, MKep. Sp.Kom.
Anggota: Syahridal, SKp., Pawit Rodiah, SKp., M.Kep.
Ketua: Ns. Riyanto, MKep. Sp.Kom.
Anggota: Syahridal, SKp., Pawit Rodiah, SKp., M.Kep.
Departemen Pendidikan & Pelatihan
Ketua: Dra. Murni Hartanti, SKp., MSi.
Anggota: Astuti Yuni Nursasi, SKp. MN., Michiko Umeda, SKp. MS.Biomed
Ketua: Dra. Murni Hartanti, SKp., MSi.
Anggota: Astuti Yuni Nursasi, SKp. MN., Michiko Umeda, SKp. MS.Biomed
Departemen Kesejahteraan
Ketua: Mustikasari, SKp. MARS
Anggota: Asep Sopari, SKM, MM, MKM., Iwan Effendi, Amd.Kep.
Ketua: Mustikasari, SKp. MARS
Anggota: Asep Sopari, SKM, MM, MKM., Iwan Effendi, Amd.Kep.
Dewan Pertimbangan
Ketua: Prof. Achir Yani, MN. DNSc.
Sekretaris: Drs. Husen, BSc
Anggota: Drs. Husain, SKM., Ahmad Djauhari, MM., Janes Lesilolo, SKM. MKes.
Ketua: Prof. Achir Yani, MN. DNSc.
Sekretaris: Drs. Husen, BSc
Anggota: Drs. Husain, SKM., Ahmad Djauhari, MM., Janes Lesilolo, SKM. MKes.
Majelis Kehormatan Etik Keperawatan (MKEK)
Ketua: Dra. Junarsih W. Sudibjo
Sekertaris: Fitriati, SKM, MKes.
Anggota: Tien Gartinah, MN., Dra. Herawani Aziz, MKes. MKep., Sumijatun, SKp., MARS., Maria Wijaya, SKM.
Ketua: Dra. Junarsih W. Sudibjo
Sekertaris: Fitriati, SKM, MKes.
Anggota: Tien Gartinah, MN., Dra. Herawani Aziz, MKes. MKep., Sumijatun, SKp., MARS., Maria Wijaya, SKM.
Senin, 07 Januari 2013
On 01.31 by Unknown No comments
Definisi :
- Apa yang dikatakan pasien tentang nyeri, keberadaannya kapan saja yang rasakan pasien
- Nyeri termasuk tanda vital yang harus dikaji setiap saat
Faktor budaya :
- Kepercayaan tentang nyeri dan bagaimana merespon terhadap nyeri berbeda pada setiap budaya
- Harus dipertimbangkan budaya supaya manajemen nyeri lebih efektif
PQRST
P(provokes) : apa yang menimbulkan nyeri ( aktivitas, spontan, stress, setelah makan dll)?
Q(Quality) : apakah tumpul, tajam, tertekan, dalam, permukaan dll? Apakah pernah merasakan nyeri seperti itu sebelumnya?
R (radiation atau Relief) : apakah menyebar ( rahang, punggung, tangan dll)? Apa yang membuat lebih baik ( posisi) ? apa yang mempertambah buruk (inspirasi, pergerakan)?
S(Severity atau tanda dan gejala): jelaskan skala nyeri dan frekuensn. Apakah disertai dengan gejala seperti ( mual, muntah, pusing, diaphoresis, pucat, nafas pendek, sesak, tanda vital yang abnormal dll)?
T(time; mulai dan lama) : kapan mulai nyeri? Apakan konstan atau kadang – kadang? Bagaimana lama ? tiba – tiba atau bertahap? Apakah mulai setelah anda makan? Frekuensi?
COLDERRA
Characterictics : tumpul, tajam, tekanan ?
Onset : kapan mulai ?
Location : dimana terasa nyeri ?
Duration : berapa lama berakhir ? frekuensi?
Exacerbation : apa yang membuat bertambah buruk ?
Radiation : apakah menyebar ke bagian tubuh yang lain
Relief : apakah yang mengurangi rasa nyeri ?
Associated : mual, cemas dan respon autonom ?
Tindakan Keperawatan – manajemen nyeri
- Menyediakan kenyamanan : posisi, istirahat dan relaksasi
- Mengurangi kecemasan dan ketakutan : menyempatkan waktu dengan pasien
- Teknik relaksasi: mengatur irama nafas, guide imagery
- Stimulasi : masase, terapi hangat dan dingin
- Menurunkan stimulus iritasi : pengaturan penerangan, kebisingan dan suhu
- Apa yang dikatakan pasien tentang nyeri, keberadaannya kapan saja yang rasakan pasien
- Nyeri termasuk tanda vital yang harus dikaji setiap saat
Faktor budaya :
- Kepercayaan tentang nyeri dan bagaimana merespon terhadap nyeri berbeda pada setiap budaya
- Harus dipertimbangkan budaya supaya manajemen nyeri lebih efektif
PQRST
P(provokes) : apa yang menimbulkan nyeri ( aktivitas, spontan, stress, setelah makan dll)?
Q(Quality) : apakah tumpul, tajam, tertekan, dalam, permukaan dll? Apakah pernah merasakan nyeri seperti itu sebelumnya?
R (radiation atau Relief) : apakah menyebar ( rahang, punggung, tangan dll)? Apa yang membuat lebih baik ( posisi) ? apa yang mempertambah buruk (inspirasi, pergerakan)?
S(Severity atau tanda dan gejala): jelaskan skala nyeri dan frekuensn. Apakah disertai dengan gejala seperti ( mual, muntah, pusing, diaphoresis, pucat, nafas pendek, sesak, tanda vital yang abnormal dll)?
T(time; mulai dan lama) : kapan mulai nyeri? Apakan konstan atau kadang – kadang? Bagaimana lama ? tiba – tiba atau bertahap? Apakah mulai setelah anda makan? Frekuensi?
COLDERRA
Characterictics : tumpul, tajam, tekanan ?
Onset : kapan mulai ?
Location : dimana terasa nyeri ?
Duration : berapa lama berakhir ? frekuensi?
Exacerbation : apa yang membuat bertambah buruk ?
Radiation : apakah menyebar ke bagian tubuh yang lain
Relief : apakah yang mengurangi rasa nyeri ?
Associated : mual, cemas dan respon autonom ?
Tindakan Keperawatan – manajemen nyeri
- Menyediakan kenyamanan : posisi, istirahat dan relaksasi
- Mengurangi kecemasan dan ketakutan : menyempatkan waktu dengan pasien
- Teknik relaksasi: mengatur irama nafas, guide imagery
- Stimulasi : masase, terapi hangat dan dingin
- Menurunkan stimulus iritasi : pengaturan penerangan, kebisingan dan suhu
Langganan:
Postingan (Atom)
Search
Popular Posts
-
Natrium bikarbonat (NaHCO 3 ) atau kerap disebut dengan Bicnat merupakan senyawa garam yang bersifat basa. Pada dunia pengobatan, Bicnat ...
-
Bagi teman-teman tenaga medis/paramedis, pasti sudah tidak asing lagi dengan penggunaan obat lewat syringe pump. Mungkin salah satu kesulit...
-
Penyakit paru paru TBC sudah dikenal sejak beberapa ribu tahun yang lalu sebelum masehi hingga zaman ultra modern kini. Penyakit TBC P...
-
Hitungan??!!?!?… Apa yang ada dalam pikiran anda seputar hitungan?. Ada yang berpikir hitungan itu membingungkan, ada yang menganggap h...
-
Segmen ST dan Gelombang T pada Iskemia Miokard Iskemia miokard akan memperlambat proses repolarisasi, sehingga pada EKG dijumpa...
-
Perawat itu adalah pekerjaan yang mulia,perawat itu kerjanya pakai baju putih-putih,perawat itu kadang dipanggil “mantri” dan juga pe...
-
Sediaan: Injeksi (Ampul) 10 mg/ml, 20 mg/ml, 40 mg/ml Cara Kerja Obat: Dopamine adalah agen vasopressor dan inotropic...
-
EKG atau Elektrokardiogram adalah suatu representasi dari potensial listrik otot jantung yang didapat melalui serangkaian pemeriksaan...
-
temen-temen akuu dapet tugas dari dosen anatomi fisiologi ku suruh buat brain mapping,iseng-iseng buat googling cari contoh-contoh brain...
-
jam kosong + photoshop = nakal ,model diperankan oleh afnan hafiy
Recent Posts
Get this widget!




